Sinopsis Film Clickbait Ambil Isu Buruk Keberadaan Sosial Media
Film Clickbait di Netflix seolah mengecap Manusia tergambar semakin buruk, Terutama setelah keberadaan media sosial.
Isu-isu besar bermedsos seperti catfishing (berpura-pura menjadi karakter orang lain), cancel culture, membuat foto palsu, dan sebagainya menjadi narasi besarnya. Apa yang terlihat di media sosial, meski terlihat solid dan punya bukti kuat sekalipun, ternyata menyimpan fakta yang jauh bertolak belakang.
Beberapa scene memang sengaja dibuat untuk menjadi misleading, dan menjauhkan dari ending yang sudah disiapkan. Lapis demi lapis fakta dimunculkan satu per satu dengan alur pasti-membuat kaget tapi tak akan bisa ditebak.
Sebagai hiburan, plot twist Clickbait memang cukup berhasil.
Beberapa kritikus luar negeri bahkan menyebut Clickbait adalah film yang mengecat kemanusiaan dengan cat hitam. Manusia digambarkan begitu buruk. Diamplifikasi oleh media sosial, manusia bisa menjadi jauh lebih buruk.
Bagaimana hilangnya satu pria, bisa membuat orang di sekelilingnya mengalami masalah dan terpuruk berkepanjangan. Juga menunjukkan bagaimana cepat berubahnya (dan sekaligus merusak) persepsi orang lain terhadap karakter Nick Brewer.
Sesuatu yang sekarang ini jamak terjadi. Bagaimana cepat kita menghakimi, mengambil kesimpulan, dan secara tak sengaja membuat hidup beberapa orang yang menjadi objek bisa begitu rusak dan sulit direhabilitasi.
Apa pun, jika ditanya apakah film Clickbait ini layak ditonton, maka saya akan menjawab iya. Setidaknya, dari sana kamu bisa tahu, bahwa dalam media sosial, kamu merasa lagi iseng saja kadang-kadang itu bisa berujung dengan hilangnya nyawa seseorang di luar sana.




Post a Comment